Kesalahan demi kesalahan
kesengajaan akibat nafsu syaitan merajalela
goda kian dahsyat
iman tak lagi nampak
Tuhan bak cahaya tertimbun gelap berlapis
betapa hebat iblis berbisik begitu manis dan nikmat
suara-suara alam tak lagi terdengar
nyanyian merdu laknat syaitan kian bergema
di mana bisa kutemukan engkau, duhai nuraniku
aku butuh engaku
aku berlari di tempat
hasrat, keinginan, semua itu nafsu!
Ketika manusia dikuasai oleh nafsu
syaitanlah raja,nurani tersingkir
tuhan pun menjauh
oh, nafsu...
enyahlah engkau!
Aku muak!
Aku ingin nuraniku kembali!
Aku ingin kekasihku
aku ingin pujaanku
aku ingin tuhanku
rengkuh aku...
Smg, kamis, 170703
Saturday, December 27, 2008
Sesal
Posted by
elly fithriyanasari
at
Saturday, December 27, 2008
0
comments
Labels: puisi
Pasrah
Duhai Engkau yang maha Perkasa
telah Kau tunjukkan keperkasaanMu
lewat skenario kehidupan sesungguhnya
tak bolehkah manusia yang ingin tentukan hidupnya?
Mengapa mesti ada kuasaMu
jikalau manusia tak punya kekuasaan atas dirinya
jikalau tak ada kekuatan yang lebih mutlak dariMu
maka aku pasrahkan seluruh hidup, keberhasilan,
kegagalan dan matiku padaMu...
hanya padaMu...
kamis, 170703
Posted by
elly fithriyanasari
at
Saturday, December 27, 2008
0
comments
Labels: puisi
Semu
Ketika kejujuran telah terlindas oleh pesona kebohongan
iman pun jadi kamuflase semata
bibir selalu berucap manis
ternyata hati penuh dengan racun kepahitan
benarkah manusia takkan pernah lagi berkata benar
mengapa mesti selalu menakutkan hal yang pahit
ternyata memang kita lebih menyukai kemanisan semu
daripada kebenaran hakiki meskipun pahit
penipulah kita
bukan kepada siapa...tetapi pada diri
selasa, 150703
Posted by
elly fithriyanasari
at
Saturday, December 27, 2008
0
comments
Labels: puisi
Rindu 1
Wahai Engkau yang maha Kasih
sesungguhnya saat ini hatiku tertekan
oleh rasa rindu terhadap makhlukMu
aku harap ini tak menyesatkanku
duhai yang Engkau yang maha Adil
rinduku pada bunda
benar-benar tak tertahan, Allah
bunda terbawa hingga alam mimpiku, Allah
Robb, janganvbiarkan hamba tersiksa
oleh rindu ini
hamba berlindung padaMu
Smg, kamis, 170703
Posted by
elly fithriyanasari
at
Saturday, December 27, 2008
0
comments
Labels: puisi
Thursday, December 25, 2008
ketika tak lagi dapat berpijak di bumi
benarkah ia dapat merasakan eksistensiMu yang sebenarnya?
ketika manusia tak lagi dapat melihat alam kasat mata
benarkah ia telah berada dalam alam mayaMu yang sejati?
ketika manusia tak lagi dapat mengenali diri dan sekelilingnya
benarkah ia berada dalam suatu ekstase yang abadi?
Senin, 140703
Posted by
elly fithriyanasari
at
Thursday, December 25, 2008
Labels: puisi
Hamba bukanlah siapa-siapa
Makhluk yang tak pernah tahu
Segala misteri yang Engkau cipta
Prasangka yang kian merebak
berarah ke mana, tak jua tahu
Kebenaran macam apa yang dicari
semua semu, buyar, tak ada fokus
jangan biarkan hamba dalam keterkatungan
karena sesungguhnya makhluk yang bodoh ini
sangat merindukan hangat sapaanMu
smg, senin 140703
Posted by
elly fithriyanasari
at
Thursday, December 25, 2008
0
comments
Labels: puisi
Friday, December 12, 2008
Tips Seputar Pelembab Wajah
*oleskan pelembab setelah mandi, karena kulit wajah masih setengah basah. Kondisi ini sangat baik karena kulit akan mudah menyerap cairan pelembab
*Pelembab yang baik dapat bertahan maksimal selama 1 tahun
*Oleskan pelembab sesuai jenis kulit ke seluruh wajah dan leher secara tipis dan merata, biarkan selama kurang lebih 2 menit agar meresap, setelah itu dapat dilanjutkan dengan alas bedak
*Untuk jenis kulit wajah kering, gunakan pelembab wajah yang mengandung anti dehidrasi seperti kolagen, ceramide, asam hialuronat, atau liposom untuk mengimbangi kondisi kulit wajah yang semakin mengering*
Posted by
elly fithriyanasari
at
Friday, December 12, 2008
0
comments
Labels: beauty
